Tag: listing

  • Peluang Bisnis Properti di Labuan Bajo, Hasilnya Bisa berkali Lipat!

    Peluang Bisnis Properti di Labuan Bajo, Hasilnya Bisa berkali Lipat!

    INBISNIS.ID, BALI – Sektor properti memang cukup menarik untuk dijadikan sarana mendulang rezeki. Walaupun sempat lesu, tapi peluangnya tetap ada untuk masa depan.

    Banyak pengamat dan pelaku bisnis mengatakan bahwa sektor property merupakan salah satu bisnis yang akan mengalami pertumbuhan sangat pesat.

    Hal ini didasarkan pada kebutuhan pokok manusia, yaitu sandang, pangan, dan papan. Jadi, bisa dipastikan nilai properti akan terus naik setiap tahunnya.

    Baca juga :Kavling Pantai Pasir Putih, Ramaikan Geliat Bisnis Property

    Banyak lokasi strategis yang bisa dijadikan peluang untuk memulai bisnis properti seperti di Jawa dan Bali serta beberapa kawasan pariwisata super prioritas yang salah satunya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Bisnis properti di Labuan Bajo meningkat sejalan dengan penetapan daerah itu sebagai destinasi super prioritas. Harga lahan di daerah itu juga melompat, menyamai harga di kawasan Jawa dan Bali.

    Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), telah melakukan berbagai pembenahan di Labuan Bajo dengan memaksimalkan potensi dan segala kekayaan alamnya.

    Dilansir dari bisnis.com pada Rabu (16/3/2022), salah satu destinasi pariwisata yang disiapkan Kementerian PUPR adalah Puncak Waringin yang berjarak sekitar 1 km dari Bandara Komodo. Pembenahan Puncak Waringin mencakup pembangunan Gedung Utama seluas 350 m2 yang merupakan lounge dan pusat cindera mata serta viewing deck.

    Baca juga :Kavling Gorontalo, Paduan Kawasan Pariwisata dan Kawasan Hunian

    Selain penataan kawasan Puncak Waringin, Kementerian PUPR juga meningkatkan kualitas layanan jalan di Labuan Bajo. Sejumlah pekerjaan peningkatan konektivitas yang dilakukan yakni penanganan ruas dalam kota dan peningkatan jalan menuju kawasan pariwisata.

    Selain pemerintah, pengembang swasta pun mengincar Labuan Bajo untuk merealisasikan proyek real estat. Sejumlah lokasi strategis untuk mengembangkan bisnis properti diantaranya ada di kawasan Menjaga, Waecicu, Seraya dan Gorontalo.

    Bisnis properti tidak selamanya harus dengan modal besar, bisa dilakukan dengan modal minim bahkan tanpa modal. Berikut adalah keuntungan dari bisnis ini:

    Keuntungan Relatif Besar
    Secara nilai materi, keuntungannya relatif besar. Selalu ada calon pembeli dari berbagai kalangan, baik kalangan bawah, menengah maupun atas. 

    Bisa Jadi Aset
    Properti yang dimiliki bisa menghasilkan pasif income dengan disewakan kepada pihak lain. Kemudian juga bisa dijadikan sebagai jaminan untuk meminjam uang di bank.

    Memiliki Prospek Cerah
    Walaupun bisnis properti memiliki siklus naik dan turun pada periode tertentu tapi secara keseluruhan resiko investasi properti lebih kecil daripada keuntungannya. 

    Pengelolaan Tidak Rumit
    Anda hanya perlu merawat fisiknya dan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahun. 

    Resiko Rendah
    Resiko dari bisnis properti bisa diminimalisir dengan memiliki asuransi properti.

    Untuk memulai bisnis properti bisa dilakukan tanpa modal dengan menjadi agen, saat modal terkumpul Anda bisa mulai membeli property dan menyewakannya. Kemudian saat bisnis semakin berkembang, Anda bisa mulai merambah menjadi developer.

    Ketika bisnis kecil-kecilan ini sudah berkembang dengan besar, kamu pun bisa memulai usaha di bidang properti dengan skala yang lebih besar lagi. Gak menutup kemungkinan di masa depan kamu jadi taipan properti seperti para crazy rich di Indonesia.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Regulasinya Tengah Direvisi, Ini Karaktertistik Lahan Sawah Dilindungi

    Regulasinya Tengah Direvisi, Ini Karaktertistik Lahan Sawah Dilindungi

    INBISNIS.ID, BALI – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah merevisi Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN terkait penetapan lahan sawah dilindungi (LSD) di 8 provinsi Indonesia.

    Kepmen ATR/BPN yang dimaksud bernomor: 1589/SK-HK.02.01/XII/2021 Tahun 2021 Tentang Penetapan Peta LSD pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

    Seperti yang dilansir dari kompas.com pada Kamis (9/2/2023), Menurut Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto, kini sudah masuk tahap koordinasi terpadu pengendalian alih fungsi lahan sawah.

    Baca juga :Lahan Kamu Diserobot Mafia Tanah? Laporkan ke Menteri Hadi Tjahjanto di Nomor Whatsapp Ini

    “Saat ini sedang dilakukan revisi terhadap keputusan menteri tersebut dan sudah memasuki tahap koordinasi terpadu pengendalian alih fungsi lahan sawah,” jelas Hadi dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II DPR RI, Senin (6/2/2023).

    Sebelumnya, Hadi memastikan aturan LSD tak mengganggu pelaksanaan pembangunan rumah subsidi.

    Hadi mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, terkait LSD agar tak mengganggu pembangunan rumah yang merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah (PSR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    “Intinya masalah ini akan segera diselesaikan agar tak mengganggu, khususnya kendala dalam pembangunan rumah subsidi. Kementerian ATR BPN akan sinkronkan aturan ini agar jangan berlarut-larut dan jangan menabrak aturan yang sudah ada,” ujar Hadi.

    Baca juga :Agar Sertifikat Tak Dicuri Mafia Tanah, Ini yang Harus Anda Lakukan

    Ternyata, ada beberapa karakteristik suatu lahan masuk kriteria LSD sebagaimana dikutip Kompas.com dari laman Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Rabu (8/2/2023).
    Hal ini berdasarkan yang dikutip media INBISNIS.ID pada Kamis (9/2/2023).

    Keempatnya adalah terdapat irigasi premium di dalamnya, beririgasi teknis, produktivitas 4,5-6 ton/hektar/panen, dan memiliki indeks penanaman minimal dua.

    Akan tetapi, suatu lokasi dapat dikeluarkan dari LSD apabila memenuhi salah satu kriteria berikut:
    1. Kawasan tersebut telah memiliki bangunan atau urugan tanah yang menutupi LSD sebelum 16 Desember 2021.
    2. LSD memiliki luasan yang relatif sempit atau kurang dari 5.000 meter persegi terkurung bangunan.
    3. Terdapat rencana Proyek Strategis Nasional terbaru di atas LSD.
    4. Telah terbit Hak Guna Bangunan/Hak Guna Usaha (HGB/HGU) non-sawah atau Pertimbangan Teknis Pertanahan (PTP) di atas LSD sebelum 16 Desember 2021.
    5. Terdapat kepentingan nasional lainnya seperti bencana alam dan perubahan wilayah.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Memahami Perumahan Syariah, Keunggulan dan Kekurangannya

    Memahami Perumahan Syariah, Keunggulan dan Kekurangannya

    INBISNIS.ID, BALI – Selama ini kita sering dihadirkan berita penipuan atas nama perumahan syariah. Banyak konsumen perumahan syariah tergiur janji-janji pengembang yang mengklaim tidak ada riba dalam proses kepemilikannya.

    Namun sebagian pengembang ternyata tidak mampu memenuhi janji-janjinya. Salah satu faktor adanya kesalahan perhitungan cash flow dalam proses pembangunan.

    Apa sebetulnya hakikat dari perumahan syariah? Banyak di antara kita memaknai perumahan syariah hanya sebatas sistem pembiayaan saja, dengan menghindari riba.

    Dilansir dari kompas.com pada Selasa (7/2/2023), Perumahan syariah tidak hanya sebatas pada skema pembiayaan kepemilikan rumah, namun memiliki makna yang lebih luas.

    Baca juga :Kavling Menjaga 48580, Jadi Incaran Pengembang Properti

    Perumahan syariah atau lebih tepatnya perumahan syar’i, yaitu perumahan yang dibangun dengan memenuhi kaidah-kaidah yang ditetapkan dalam kitab suci Al’Quran.

    Tentunya, pengertian yang selama ini kita pahami tidak ada yang salah bahwa perumahan syariah lebih pada cara mendapatkannya dengan tidak mengadakan proses jual beli yang menimbulkan riba. 

    Sebagaimana selama ini hanya dipahami dari sisi pembiayaan, dengan harapan menghindari riba. 

    Perumahan syariah atau perumahan syar’i juga mengatur tentang objek yang diperjualbelikan. Objek tersebut harus sesuai dengan standar, sebagaimana difiankan dalam Al’Quran.

    Larangan bagi pengembang untuk mengurangi spesifikasi dan ketentuan teknis sebagaimana lazimnya desain rancang-bangun rumah dan perumahan.

    Ketentuan pemenuhan takaran dan timbangan dalam pembangunan perumahan adalah terpenuhi standar nasional sesuai dengan SNI.

    Baca juga :Kavling Menjaga 34420, Lokasi Strategis Bisnis Properti

    Bila objek perumahan harus sesuai dengan standar dengan tidak mengurangi takaran dan timbanganya, hal tersebut merupakan pendekatan perumahan syariah dari sisi output.

    Perumahan syariah juga berorientasi pada pendekatan outcome, yakni rumah dan perumahan syariah harus menjadikan kualitas kehidupan keluarga menjadi lebih baik.

    Sebagaimana dianalogikan dalam Kitab Suci, antara rumah (sarang) lebah dan rumah (sarang) laba-laba. Rumah dan perumahan syariah harus seperti rumah lebah, jangan seperti rumah laba-laba.

    Rumah lebah menghasilkan madu, yang di dalamnya ada obat untuk menyehatkan manusia. Lebah hinggap di bunga untuk mengambil madu.

    Pada saat hinggap di bunga, serbuk bunga menempel pada tubuh lebah. Ketika lebah tersebut hinggap pada bunga lainnya, maka terjadilah penyerbukan.

    Dengan terjadinya penyerbukan yang dibantu oleh lebah, maka lebah telah membantu kehidupan baru, memberikan harapan tumbuh dan berkembangnya kehidupan baru.

    Berbeda dengan rumah laba-laba. Ketika membangun rumah, laba-laba merancang rumah untuk memerangkap mangsa, dan mangsa yang terperangkap akan mati dalam sarang laba-laba. 

    Rumah laba-laba membawa kematian bagi mahluk yang datang. Sarang laba-laba meniadakan kehidupan, berbeda dengan rumah lebah yang membangun kehidupan.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Rumah Terdampak Gempa Bumi, Ini yang Harus Diperhatikan

    Rumah Terdampak Gempa Bumi, Ini yang Harus Diperhatikan

    INBISNIS.ID, BALI – Gempa bumi adalah peristiwa alam terjadinya goncangan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, aktivitas patahan, letusan gunung api, atau runtuhan batuan.

    Saat gempa bumi terjadi tentu saja berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan atau apapun yang berdiri di lokasi goncangan.

    Jadi, apabila kamu tinggal di daerah yang berpotensi terdampak atau rawan gempa, maka kamu perlu memperhatikan kondisi rumahmu setelah gempa melanda, meskipun kondisi rumahmu tidak ambruk atau mengalami kerusakan.

    Dilansir dari News 9, Jumat, (15/1/2021), pada artikel kali ini akan dibahas mengenai beberapa hal yang harus diperhatikan pada rumah yang terkena gempa bumi, berikut di antaranya.

    Baca juga :Kavling Menjaga 46000, Sangat Cocok untuk Fasilitas Pariwisata

    1. Periksa struktur rumah

    • Lakukan survei di semua bagian rumahmu untuk melihat apakah ada bagian yang roboh atau mengalami kerusakan.
    • Periksa apakah rumah bergeser di atas pondasinya, atau berpindah dari pondasi ke sembarang tempat. 
    • Periksa apakah rumah terlihat miring, atau terlihat mencong dari kejauhan.
    • Cari celah retakan yang parah, terutama di sekitar tangga atau beranda luar ruangan.
    • Jika di dalam rumah, periksa apakah kamu mengalami peningkatan getaran yang serius dari truk atau bus yang lewat.
    • Cari retakan di dinding luar. Periksa apakah retakan yang ada di dinding semakin besar.
    • Periksa apakah adukan semen terpisah dari balok.
    • Cari lubang wastafel atau celah besar di tanah di samping pondasi.

    2. Periksa utilitas

    • Periksa apakah kabel listrik ke rumahmu terlihat kendur atau tidak
    • Periksa apakah pemanas air panas miring atau tidak.
    • Periksa apakah semua sambungan air, pipa kering, toilet, keran aman atau tidak

    Baca juga :Kavling Menjaga 46380, Potensi Terbesar Sektor Pariwisata dan Properti di Labuan Bajo

    3. Periksa bagian dalam rumah

    • Periksa apakah pintu dan jendela lebih sulit dibuka, dan apakah pintu tidak menutup dengan benar.
    • Periksa apakah atapnya bocor. Perhatikan kerusakan air pada langit-langit atau plafon
    • Periksa apakah saluran dan pipa pembuangan tersambung dan tidak rusak.
    • Cari celah di dinding, bingkai jendela yang tidak sejajar, dan pelapis dinding luar yang kendor. Mereka semua bisa membiarkan angin masuk.
    • Periksa apakah lantai dipisahkan dari dinding atau tangga di dalam rumah.
    • Cari celah antara dinding dan perlengkapan built-in seperti lampu, lemari atau rak buku.
    • Cari celah di sekitar pipa ledeng yang keluar dari dinding pondasi.

    Menurut Federal Emergency Management Agency (FEMA), efek gempa kadang muncul dengan lambat. Penghuni rumah didesak untuk memeriksa rumah mereka dari kerusakan yang mungkin baru saja muncul.

    Tembok dapat terpisah dan retakan mulai terbentuk beberapa minggu setelah gempa terjadi. Kerusakan rumah akibat gempa juga bisa tidak kentara.

    Jika tidak diperbaiki pada waktunya, retakan di antara dinding dapat menyebabkan air bocor dan menyebabkan masalah serius di kemudian hari, misalnya kayu yang membusuk atau masalah dengan jamur.

    Itulah beberapa tips yang harus dilakukan apabila kamu tinggal di daerah yang terdampak atau rawan gempa. Harus tetap waspada ya.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Agar Sertifikat Tak Dicuri Mafia Tanah, Ini yang Harus Anda Lakukan

    Agar Sertifikat Tak Dicuri Mafia Tanah, Ini yang Harus Anda Lakukan

    INBISNIS.ID, BALI – Kasus yang menimpa Ibunda dari Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, keluarga Nirina Zubir, dan warga lain yang menjadi korban pencurian sertifikat rumah oleh mafia tanah.

    Hal itu disampaikan Dino melalui cuitan pada akun Twitter resminya, @dinopattidjalal, beberapa waktu lalu.

    Dino mengatakan, ibunya tahu menjadi korban mafia tanah itu setelah sertifikat rumahnya berubah nama kepemilikan.

    Padahal, kata Dino, ibunya tidak pernah melakukan akad jual beli (AJB) rumah tersebut.

    “Agar publik waspada : satu lagi rumah keluarga saya dijarah komplotan pencuri sertifikat rumah. Tahu2 sertifikat rumah milik Ibu saya telah beralih nama di BPN padahal tidak ada AJB, tidak ada transaksi bahkan tidak ada pertemuan apapun dgn Ibu saya,” cuit Dino.

    Baca juga :Kenali Apa Itu Mafia Tanah Serta Modusnya!

    Lantas, bagaimana agar kasus pencurian sertifikat oleh mafia tanah tidak terulang kembali?

    Seperti yang dilansir kompas.com, Sabtu (4/2/2023), Pakar Hukum Pertanahan Lembaga Advokasi Konsumen Properti Indonesia Erwin Kallo mengatakan, setidaknya ada empat hal yang perlu dilakukan pemilik sertifikat:

    1. Gunakan jasa broker bersertifikasi
    Ketika hendak jual properti menggunakan jasa broker, cari yang telah bersertifikasi.

    “Kalau dia jual pakai broker, broker itu sekarang sudah ada izinnya, tanya izinnya. Sekarang broker itu punya izin operasionalnya,” ujar Erwin kepada Kompas.com, Sabtu (13/2/2021).

    Kalau sudah bersertifikasi, broker tersebut telah dilatih dan dididik untuk menangani masalah jual-beli properti dengan benar.

    Sehingga, jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan, broker tersertifikasi ini bisa bertanggung jawab.

    Baca juga :Lahan Kamu Diserobot Mafia Tanah? Laporkan ke Menteri Hadi Tjahjanto di Nomor Whatsapp Ini

    2. Calon pembeli harus jelas
    Penjual juga dituntut untuk mengetahui dengan jelas siapa calon pembeli properti mereka.

    Erwin mengatakan, pemilik bisa menggunakan media sosial atau teknologi canggih apa pun agar tahu rekam jejak si pembeli rumah.

    “Artinya, kecanggihan ini, bisa kita cek siapa yang mau beli, jadi harus jelas,” ucap Erwin.

    3. Jangan berikan dokumen sebelum transaksi
    Langkah ketiga, penjual disarankan agar tidak sembarangan dalam memberikan dokumen kepada calon pembeli sebelum terjadinya transaksi.

    “Jadi, lihat fisiknya saja, kalau mau beli, ya sudah datang ke notaris atau apa. Kan begitu,” ucap Erwin.

    Kalau sudah yakin membeli, si pembeli akan mendatangi notaris, dan notaris ini akan mengecek lewat Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT).

    4. Sering cek ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)
    Selain itu, imbuh Erwin, pemilik sertifikat harus sering mengecek ke kantor BPN untuk memastikan asetnya tersebut masih atas nama mereka.

    “Tidak usah setiap bulan, ya paling tidak 6 bulan sekali lah, cuma cek-cek aja,” tuntas Erwin.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Hindari Penggunaan 7 Bahan Ini untuk Membersihkan Lantai Kayu

    Hindari Penggunaan 7 Bahan Ini untuk Membersihkan Lantai Kayu

    INBISNIS.ID, BALI – Lantai kayu bisa memberikan kesan mewah dan klasik, sehingga saat ini semakin banyak dipilih untuk melengkapi desain interior rumah. Material kayu yang digunakan sebagai lantai pun semakin beragam, mulai dari kayu jati, sengon, dan lainnya.

    Jika kamu merupakan salah satu pemilik rumah yang menggunakan kayu sebagai material lantai, maka penting untuk kamu mengetahui sejumlah cara membersihkan lantai kayu. Pasalnya, cara-cara tersebut dapat merawat dan menjaga kayu agar tetap mengkilap.

    Dilansir dari propertinews.id, Senin (29/3/2021), berikut ini bahan-bahan yang tidak boleh digunakan untuk membersihkan lantai kayu.

    1. Amonia
    Amonia merupakan salah satu senyawa yang banyak digunakan sebagai campuran dalam cairan pembersih lantai. Meskipun senyawa ini ampuh untuk melunturkan kotoran, namun senyawa amonia dapat mengikis tekstur kayu atau zat lignin yang menyusun dinding kayu. Permukaan kayu yang rusak, tentu akan membuat lantai kayu pada rumah Anda menjadi keropos dan mudah terkelupas.

    Baca juga :Kavling Menjaga 34420, Lokasi Strategis Bisnis Properti

    2. Larutan Sabun
    Jika Anda terbiasa membersihkan lantai keramik dengan larutan sabun, maka Anda tidak dapat menerapkan cara ini pada lantai kayu. Hal tersebut dikarenakan sifat basa pada sabun dapat membuat kayu menjadi lunak dan membuat komposisi kayu berubah. Selain itu, larutan sabun juga dapat tertinggal dan terserap ke dalam lantai kayu sehingga membuatnya lebih mudah berlumut dan berjamur. Senyawa dalam sabun juga dapat mengakibatkan hilangnya kilap pada lantai kayu dan menciptakan efek licin pada lantai.

    3. Cairan Pembersih Kaca
    Anda juga perlu menghindari penggunaan cairan pembersih kaca untuk membersihkan kotoran pada lantai kayu. Hal tersebut dikarenakan cairan pembersih kaca mengandung bahan abrasif yang dapat merusak material kayu. Selain itu, penggunaan cairan pembersih kaca pada lantai kayu juga akan meninggalkan bekas yang dapat membuat penampilan lantai kayu menjadi kusam dan tidak bagus.

    4. Cairan Pemutih
    Jika Anda menemukan noda membandel pada lantai kayu Anda, usahakan untuk tidak membersihkannya menggunakan cairan pemutih. Meskipun fungsi dari cairan ini adalah menghilangkan noda membandel, namun jika diaplikasikan pada lantai kayu, dapat membuat warna alami lantai menjadi turut pudar. Hal tersebut tentu akan mengurangi keindahan dari lantai kayu pada rumah Anda. Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan sikat gigi yang dicelupkan pada cairan pemutih lalu menggosoknya pada noda di lantai kayu. Kemudian, segera keringkan area tersebut dengan lap kain untuk meminimalisir risiko kerusakan pada lantai kayu.

    Baca juga :Kavling Menjaga 46000, Sangat Cocok untuk Fasilitas Pariwisata

    5. Cairan Lemon
    Selain amonia, cairan lemon juga kerap digunakan sebagai bahan campuran pada cairan pembersih lantai. Cairan lemon juga sering digunakan sebagai campuran pembersih alami. Namun, cairan ini tidak disarankan untuk diaplikasikan pada lantai kayu karena sifat asam yang terkandung di dalam lemon dapat membuat material kayu kehilangan kilap alaminya.

    6. Kain pel basah
    Kain pel yang sangat basah dapat merusak dan merusak kayu itu sendiri. Sebaiknya, gunakan kain pel yang sedikit basah saja dan seka sisa air yang menggenang untuk menghindari kerusakan pada lantai kayu. Intinya, produk apa pun yang mengharuskan Anda mengeluarkan ember dan pel tidak ideal untuk lantai kayu. Jika Anda ingin tetap menggunakan kain pel, cobalah produk kain pel yang efektif memeras kelebihan air.

    7. Amplas
    Anda mungkin tergoda untuk menghaluskan bagian yang tampak janggal di lantai kayu, tetapi ini adalah jalan menuju kerusakan. Amplas dapat dengan cepat merusak permukaan lantai kayu keras. Membersihkan dengan amplas tidak hanya menghalangi kecantikan lantai, tetapi juga membuat lantai lebih rentan terhadap kerusakan. Jika Anda perlu membersihkan noda membandel dari lantai kayu, gosok noda dengan sabut baja dan lilin lantai sampai hilang.

    Itulah tujuh jenis bahan pembersih yang sebaiknya dihindari untuk dijadikan pembersih pada lantai kayu rumah Anda. Demi menjaga keindahan serta keawetan lantai kayu, usahakan untuk menggunakan pembersih lantai khusus untuk material kayu.

    Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih lantai dengan takaran yang tepat dan tidak berlebihan. Perhatikan juga jenis kain yang digunakan untuk membersihkan lantai kayu dengan tidak menggunakan kain yang terlalu kasar karena dapat menggores dan merusak lantai kayu pada rumah Anda.

    Jangan lupa untuk rutin membersihkan lantai kayu agar kilap dan kebersihannya selalu terjaga. Semoga bermanfaat! 

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Lahan Kamu Diserobot Mafia Tanah? Laporkan ke Menteri Hadi Tjahjanto di Nomor Whatsapp Ini

    Lahan Kamu Diserobot Mafia Tanah? Laporkan ke Menteri Hadi Tjahjanto di Nomor Whatsapp Ini

    INBISNIS.ID, JAKARTA –  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan layanan hotline pengaduan masyarakat untuk memberantas praktik mafia tanah. Layanan hotline ini bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia Tbk.

    Masyarakat yang menemukan adanya praktik mafia tanah atau kedapatan tanahnya diserobot oleh pihak yang tidak bertanggungjawab bisa melaporkannya melalui aplikasi whatsapp di nomor 081110680000.

    Baca juga :Florperti, Menjadikan Properti Anda Lebih Berharga

    Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto menyatakan, melalui terobosan ini Kementerian ATR/BPN ingin meningkatkan pelayanan serta responsif terhadap kritik dan saran masyarakat.

    “Dalam rangka mengubah wajah ATR/BPN menjadi Kementerian yang lebih terbuka, responsif, melayani dan menerima kritikan, pada kesempatan ini saya juga meluncurkan hotline kontak pengaduan masyarakat melalui whatsapp di 081110680000,” kata Menteri Hadi di Jakarta yang dilansir liputan6.com beberapa waktu lalu.

    Layanan hotline pengaduan ini akan dikaitkan langsung dengan evaluasi kinerja Kakanwil dan Kakantah beserta jajarannya.Dengan demikian, respons dan kemampuan menyelesaikan keluhan masyarakat menjadi menjadi KPI (Key Performace Indicators) dalam menentukan promosi, mutasi, rotasi atau bahkan demosi di tubuh ATR/BPN.

    “Kita lahir melayani rakyat, maka kualitas pelayanan adalah indikator keberhasilan utama,” jelas Hadi.

    Selain meluncur layanan hotline, Kementerian ATR/BPN juga meluncurkan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) dan Pembukaan Loket Prioritas yang dikhususkan bagi pengurus tanah secara langsung, tidak diwakili pihak ketiga.

    Baca juga :Labuan Bajo Holiday, Jadikan Liburan Anda Lebih Berkesan

    “Kita berikan karpet merah untuk warga yang mengurus sendiri administrasi tanahnya,” tutur Menteri Hadi.

    Menteri Hadi pun mengucapkan terima kasih kepada PT Telkom Indonesia atas dukungan dan support untuk mendorong digitalisasi layanan aduan publik ini.
    Hal ini berdasarkan yang dikutip media INBISNIS.ID pada Kamis (2/2/2023).

    “Semenjak dilantik saya terus fokus pada pertanyaan, bagaimana rakyat bisa percaya dan menjadi dekat dengan Kementerian ATR/BPN. Jawabannya BPN harus terus meningkatkan inovasi pelayanan dan responsif terhadap kritik, keluhan dan saran masyarakat,” tandasnya.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Kavling Long Beach Sumba

    Kavling Long Beach Sumba

    INBISNIS.ID, BALI – Lokasi Long Beach Sumba terletak di Desa Slambi Lely, Kecamatan Mamboro, Sumba Tengah, NTT, Indonesia.

    Tanah strategis di tepi pantai sangat cocok untuk Resort, kompleks Villa, Hotel, dengan panjang pantai 2000 m.

    Tanah ini langsung dipinggir laut dihiasi pantai pepohonan Bakau yang hijau dan rindang. Manjakan mata Anda menikmati Sunrise setiap hari dengan pemandangan pulau dan laut Flores yang indah dan teduh.

    Suasana pedesaan menambah kenyamanan di Lokasi Long Beach Sumba yang sangat tenang ditambah  keindahan alam yang belum terjamah atau masih asli.

    Dengan jarak 40Km dari Bandara Tambolaka dan 3Km dari Pelabuhan Watu Asah, akses jalan sudah terbuka sampai ke lokasi, struktur tanahnya darat berbukit dengan pemandangan pantai nan indah.

    Kavling Long Beach Sumba memberikan kesegaran dan kehidupan baru bagi keluarga harmonis & kehidupan yang lebih sehat.

    Info lebih lanjut dapat dilihat di florperti.com atau hubungi nomor telepon +62 817770366.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Kavling Pantai Pasir Putih, Ramaikan Geliat Bisnis Property

    Kavling Pantai Pasir Putih, Ramaikan Geliat Bisnis Property

    INBISNIS.ID, BALI – Dalam acara The Biggest Real Estate Summit 2022 yang digelar oleh Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), telah disepakati oleh para pemangku kepentingan di sektor properti baik dari pihak pemerintah maupun pengembang bahwa akan berkolaborasi melahirkan inovasi-inovasi baru.

    Upaya ini dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan dalam menghadapi geliat bisnis properti yang meningkat di penghujung tahun 2022 dan perkembangannya di tahun 2023.

    Selain Pulau Jawa dan Bali yang mengalami pertumbuhan properti paling tinggi di Indonesia, ada Labuan Bajo yang mulai mengalami perkembangan cukup bagus belakangan ini.

    Banyak lokasi Tanah strategis yang sangat potensial untuk pembangunan Resort, Hotel, Villa dan kawasan wisata bahari. Hamparan pantai pasir putih sepanjang 1 km menambah keindahan suasana

    Sepanjang pantai terdapat terumbu karang, dan juga menjadi spot diving, mancing dengan potensi ikan yang berlimpah. Tanah ini menghadap ke utara dan mendapatkan pemandangan sunrise – sunset, di kiri – kanan nya.

    Berlokasi di Desa Seraya Meranu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa tenggara Timur, Indonesia. Setiap anda datang atau pergi ke Labuan Bajo menggunakan pesawat udara, maka anda akan menikmati indahnya pemandangan pulau Seraya Besar dan lokasi ini akan terlihat dengan bentangan pantai pasir putihnya yang paling panjang dan menawan.

    Bagi anda yang ingin mengunjungi lokasi ini dapat menggunakan kapal atau speedboat dari Labuan Bajo. Lokasinya juga berdekatan dengan destinasi wisata lainnya yang ada di Labuan Bajo termasuk Taman Nasional Komodo.

    Info lebih lengkap dapat mengunjungi website inbisnisproperty.com.com atau hubungi nomor telepon +62 817770366.

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

  • Rumah di Tepi Pantai? Berikut Tips Membangunnya!

    Rumah di Tepi Pantai? Berikut Tips Membangunnya!

    INBISNIS.ID, BALI – Daerah pesisir memang menjadi salah satu lokasi yang populer dan disukai oleh banyak orang. Suasananya yang sejuk, angin yang berhembus sepoi-sepoi, serta pemandangan alam pantai yang indah tentu menjadi daya tarik yang memikat bukan hanya wisatawan tapi juga masyarakat pada umumnya.

    Bukan hanya tertarik untuk berkunjung, beberapa juga tertarik untuk tinggal di daerah pesisir dan ingin membangun rumah di lokasi yang dekat dengan pantai atau laut.

    Namun untuk membangun rumah atau hunian di pinggir pantai seperti ini tetap memiliki aturan tersendiri. Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai, bahwasannya pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota yang memiliki sempadan pantai wajib menetapkan batas sempadan pantainya.

    Apakah Anda salah satu di antara mereka yang menginginkan rumah di dekat pantai? Jika iya, maka Anda harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu sebelum mulai membangun rumah di lokasi tersebut.

    Baca juga : Kavling Pantai Surfing, Menjawab Tren Positif Bisnis Property

    Dilansir dari propertinews.id, kami telah merangkum informasi tentang tips yang bisa membantu Anda untuk membangun rumah di dekat pantai yang nantinya bisa menjadi bangunan yang nyaman untuk Anda dan keluarga. Simak selengkapnya di bawah ini.

    1. Mengikuti Aturan dari Batas Sempadan Pantai
    Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengecek mengenai ketetapan daerah mengenai batas sempadan pantai untuk bangunan yang akan Anda dirikan. Dengan mengikuti aturan ini, Anda juga bisa meminimalisir rumah dari risiko ancaman bencana alam dan bisa memperhitungkan apakah properti yang Anda bangun bisa bertahan lama atau tidak.

    2. Gunakan Jasa Arsitek untuk Mempermudah Pembangunan
    Setelah memastikan lokasi serta area yang aman dari banjir dan juga erosi, maka langkah selanjutnya adalah menggambar desain rumah yang hendak Anda bangun. Di daerah dekat pantai biasanya jarang dibangun perumahan, itulah mengapa biasanya Anda diharuskan mendesain rumah Anda sendiri dari awal.

    Anda bisa menggunakan jasa arsitek untuk membantu Anda memiliki desain rumah dekat pantai yang nyaman dan tentunya aman untuk Anda. Seorang arsitek bisa membantu Anda untuk bisa menentukan material yang tepat yang akan Anda gunakan sebagai material membangun rumah.

    Baca juga : Kavling Menjaga 46000, Sangat Cocok untuk Fasilitas Pariwisata

    3. Pilih Desain Tropis
    Ketika membangun desain rumah bersama arsitek atau sendiri, Anda juga harus menentukan desain yang tepat untuk rumah di pinggir pantai. Rumah di pinggir pantai nantinya akan terlihat bagus jika dibangun dengan gaya yang tepat.

    Gaya tropis sangatlah cocok untuk rumah di dekat pantai. Anda juga bisa menambahkan gazebo, patio, atau deck sebagai bangunan tambahan untuk bagian luar rumah agar mempertegas gaya rumah yang tropis di pesisir pantai.

    4. Bangun Rumah Menghadap ke Pantai
    Tips yang satu ini berkaitan dengan estetika dan juga kenyamanan Anda. Rumah yang menghadap pantai tentu bisa memberikan Anda kenyamanan yang berlebih karena pemandangan yang ditawarkan cukup indah untuk dilihat setiap harinya.

    5. Bangunan Dibuat seperti Rumah Panggung
    Untuk bangunan yang ada di pinggir pantai, biasanya akan dibuat seperti rumah panggung. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila air laut sedang pasang. Sehingga air laut tidak akan masuk ke dalam rumah, dan berbagai barang yang ada di dalam rumah tetap aman dan terlindungi dari air. Arsitek Anda tentu saja sudah memikirkan kemungkinan-kemungkinan apa yang bisa terjadi pada rumah Anda.

    6. Pilihlah Material yang Tepat
    Ini adalah bagian yang paling penting. Tanah yang ada di daerah pesisir cukup berbeda dengan tanah yang ada di kawasan perumahan lainnya di tengah kota. Gunakan material berbahan terbaik dengan daya tahan yang kuat untuk atap, pintu, dan juga jendela. Semantara untuk semen yang digunakan, pilihlah semen khusus yang tahan akan air asin.

    Begitu pula dengan beton dan kayu yang akan Anda gunakan, pilihlah material yang kuat dan tahan air karena lokasi pinggir pantai yang cenderung lembab dan berair, khususnya pada malam hari dan cuaca dingin.

    Itulah beberapa tips mengenai membangun rumah di pinggiran pantai. Ciptakan suasana rumah yang nyaman, aman dan menyenangkan dimanapun itu. Mempercayakannya kepada jasa desain dan perencanaan yang tepat merupakan salah satu hal yang perlu Anda lakukan untuk mewujudkan bangunan impian Anda. Semoga bermanfaat!

    (Redaksi)

    Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.